Detil Berita
Sabtu, 24 Maret 2012 - 11:20:41 WITA
Dibutuhkan 3.564 Pamong dan Penilik
Diposting Oleh :: Muhammad Wildan
Kategori: Umum - Dibaca: 5051 kali

Translated to: English Version

Tahun 2012, Indonesia masih kekurangan pamong dan penilik dalam jumlah besar. Kebutuhan pamong sebanyak 3.564 orang, namun yang tersedia baru 564 orang. Sehingga masih dibutuhkan sekitar 3.000-an pamong dan penilik.
 
Hal tersebut diungkapkan Direktur Pembinaan Pendidik Tenaga Kependidikan (P2TK) Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Nugaan Yulia Wardhani Siregar, M.Psi, saat menjadi pemateri pada Diklat Pamong dan Tutor Keaksaraan di Kampus BPPNFI Regional V Makassar, Selasa (21/3).
 
Masih kurangnya tenaga pamong dan penilik tersebut menurut Dr Nugaan menyebabkan terjadinya kesenjangan sehingga perlu segera dilakukan rekruitmen.
 
“Tetapi itu merupakan kewenangan pemerintah daerah untuk melakukan rekruitmen pamong dan penilik,” kata Dr Nugaan.
 
Direktur P2TK Direktorat PAUDNI Kemendikbud ini menyinggung juga masih kurangnya pamong dan penilik yang tersentuh tunjangan pendidikan. Bahkan jumlahnya mencapai 95 persen.
 
“Sekitar 95 persen yang belum tersentuh pendidikan dan latihan. Sementara di satu sisi, pusat hanya memberi bantuan yang bersifat stimulan,” katanya.
 
Tentang alokasi anggaran untuk P2TK tahun 2012, Dr Nugaan mengatakan, jumlahnya mencapai Rp 846 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 85 persen di antaranya ada di Dinas Pendidikan Provinsi dalam bentuk dana dekon. Sedangkan yang 15 persennya dibagi dua, masing-masing untuk perguruan tinggi dan 15 buah mitra kerja untuk melaksanakan diklat teknis.
 
Terkait peningkatan kualifikasi pamong dan penilik, Dr Nugaan mengatakan, antara lain bisa dilakukan dengan pemberian bea siswa umum melalui bantuan dana sebsar Rp 1,8 juta per bulan. Bantuan ini sudah berjalan empat tahun dan tidak dilanjutkan lagi.
 
Sedang untuk peningkatan karir dan pengembangan kompetensi  diawali dengan training of trainer (TOT)  atau diklat bagi tenaga pelatih. Bisa tenaga bagi guru TK, pendidik PAUDNI, instruktur, pamong, dan penilik.(rusdy embas)
Sumber: Rusdy Embas





 
Artikel PAUDNI
Pembinaan Kursus dan Pelatihan
Pendidikan Masyarakat
Pendidikan Anak Usia Dini